Jumat, 02 Maret 2012

Jam Gadang - Sumatra Barat Indonesia

Jam Gadang adalah nama untuk sebuah menara jam yang terletak di jantung kota Bukittinggi, provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Masyarakat setempat menamakannya "Jam Gadang" (bahasa Minang), oleh karena memang menara jam ini memiliki jam dengan ukuran besar di empat sisinya; di mana "gadang" dalam bahasa Indonesia memiliki arti "besar"
Jam Gadang dibangun pada tahun 1926 oleh seorang arsitek bernama Yazin Sutan Gigi Ameh. Jam Gadang ini merupakan hadiah dari Ratu Belanda kepada Rook Maker, Controleur atau sekretaris kota Bukittinggi pada masa pemerintahan Hindia Belanda. Peletakan batu pertama menara jam ini dilakukan oleh putra pertama Rook Maker yang pada saat itu masih berumur 6 tahun.
Sedemikian fenomenalnya, sejak dibangun dan sejak berdirinya, Jam Gadang telah menjadi pusat perhatian setiap orang. Hal itu pula yang mengakibatkan Jam Gadang dijadikan sebagai penanda atau markah tanah kota Bukittinggi dan juga sebagai salah satu ikon provinsi Sumatera Barat.
Bangunan Menara Jam Gadang yang setinggi 26 meter telah beberapa kali mengalami perubahan, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Pada awal dibangun berbentuk bulat dan berdiri patung ayam jantan pada puncaknya. 
  • Jaman pendudukan Jepang puncak menara diubah berbentuk klenteng
  • Pada Masa kemerdekaan Indonesia, puncaknya diubah lagi menjadi ornamen rumah adat Minangkabau yang bertahan hingga saat ini.
Jam Gadang merupakan ikon bagi masyarakat Bukittinggi. Setiap pengunjung yang datang ke Bukittinggi dipastikan akan mengunjungi Jam Gadang ini. nah bagaimana dengan kalian tertarikah untuk datang kesini.

Lubang Jepang di Bukittinggi - Sumatra Barat Indonesia

Lubang Jepang Bukittinggi adalah salah satu objek wisata sejarah yang ada di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Indonesia. Lubang Jepang merupakan sebuah terowongan (bunker) perlindungan yang dibangun tentara pendudukan Jepang sekitar tahun 1942 untuk kepentingan pertahanan . Keberadaan lubang yang dalam membangunnya sengaja disamarkan, tidak terlihat dari pinggir jalan raya (dari luar taman). Bahkan ketika berada di dalam Taman Panorama, tidak serta merta pintu masuk lubang terlihat kecuali jika berdiri di sekitar mulut lubang. Untuk masuk ke dalam lorong lubang Jepang, terlebih dahulu harus menuruni 132 anak tangga yang mempunyai kemiringan cukup vertikal. pada saat kita memasuki Lubang Jepang ini, kalian akan merasakn hawa dingin yang terasa di sekujur tubuh kita. Dalam terdapat tempat ruang :

- Ruang Amunisi
- Dapur
- Penjara
- Pengintai
- Ruang Makan
- Barak tentara, dll

 Jika memnag kalian ingin datang ke wisata ini saya sarankan jangan lupa untuk mengabadikan dan di sumbar ini masih banyak tempat wisata-wisata yang lain. 

                                                               Ruang Amunisi

Pulau Samosir - Sumatra Indonesia

Di sumatra di tengah- tengah danau Toba terdapat pulau Samosir. Sebuah pulau dalam pulau dengan ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut menjadikan pulau ini menjadi sebuah pulau yang menarik perhatian para turis dari mancaneara maupun lokal.
Pulau Samosir sendiri terletak dalam wilayah Kabupaten Samosir yang baru dimekarkan pada tahun 2003 dari bekas Kabupaten Toba-Samosir.





Di pulau ini juga terdapat dua buah danau kecil sebagai daerah wisata yaitu Danau Sidihoni dan Danau Aek Natonang yang mendapat julukan "danau di atas danau". bagi kawan yang hendak tadang kesana bisa melawati Tuktuk adalah pusat konsentrasi turis di Pulau Samosir. Dari Parapat, Tuktuk dapat dihubungkan dengan feri penyeberangan. Selain perhubungan air, Pulau Samosir juga dapat dicapai lewat jalan darat melalui Pangururan yang menjadi tempat di mana Pulau Samosir dan Pulau Sumatera berhubungan. Pulau Samosir diyakini sebagai daerah asal orang Batak. Pasalnya, di pulau ini tepatnya di Pusuk Buhit Kecamatan Sianjur Mulamula merupakan asal orang Batak. Pusuk Buhit merupakan perbukitan dengan ketinggian lebih dari 1.800 meter di atas permukaan Danau Toba. Perbukitan ini dipercaya sebagai alam semesta atau “Mulajadi Nabolon” (Tuhan Yang Maha Esa) menampakkan diri. Di kecamatan ini ada Desa Sianjur Mulamula yang merupakan perkampungan pertama kelompok masyarakat Batak.

Danau Toba - Sumatra Utara Indonesia

Memang Indonesia kita ini kaya akan sumber alam dan tempat wisata misalnya danau toba yang terletak di Sumatera Utara ini. Danau Toba itu sendiri adalah sebuah danau vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer yang terletak di Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Danau ini merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Di tengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir.
Diperkirakan Danau Toba terjadi saat ledakan sekitar 73.000-75.000 tahun yang lalu dan merupakan letusan supervolcano (gunung berapi super) yang paling baru. Bill Rose dan Craig Chesner dari Michigan Technological University memperkirakan bahwa bahan-bahan vulkanik yang dimuntahkan gunung itu sebanyak 2.800 km³, dengan 800 km³ batuan ignimbrit dan 2.000 km³ abu vulkanik yang diperkirakan tertiup angin ke barat selama 2 minggu. Debu vulkanik yang ditiup angin telah menyebar ke separuh bumi, dari Cina sampai ke Afrika Selatan. Letusannya terjadi selama 1 minggu dan lontaran debunya mencapai 10 km di atas permukaan laut.
Jika kawan-kawan  sekalian mau pergi melihat danau toba, disarankan untuk singgah ke kota parapat. Dari sana bisa melihat keindahan danau toba yang lebih jelas. Parapat juga termasuk salah satu kota pariwisata di sumatera utara. Jadi jangan khawatir untuk urusan akomodasi, perhotelan, dan sejenisnya. :) Mudah mudahan disana tersedia. Dan juga nantinya dari parapat, akses menuju kedaerah wisata toba lain disekitarnya lebih mudah, karena ada kapal, ferry, atau sejenisnya yang siap untuk mengangkut..




 

 

Visitor

free counters
Diberdayakan oleh Blogger.